Aplikasi Entzim Membangun Perekonomian Islam (Syari’ah) Untuk Masa Depan Indonesia
Pendahuluan
Faktor
kemajuan suatu negara dapat dinilai dari segi perekonomian negara tersebut. Perekonomian
Indonesia masih berada di tingkat yang rendah, dapat dilihat dari tingkat
penghasilan dan keproduktifitasan
masyarakatnya. Saat ini Indonesia sudah mulai bergerak kearah ekonomi yang
tidak konvensional seperti yang dilakukan oleh nenek moyang terdahulu. Sekarang
Indonesia sudah mulai melakukan ekonomi kreatif untuk membangun perekonomian
Indonesia. Di indonesia sendiri, ekonomi kreatif pernah menyelamatkan ekonomi Indonesia dari
keterpurukan saat krisis moneter 1998. Dan peran itu dimainkan oleh Usaha Kecil
Menengah (Hew, Denis & Loi wee Nee, 2004). Dalam pembangunan perekonomian
harus adanya pemberdayaan masyarakat dengan memeberikan hak untuk menjalankan
sumber daya yang ada. Inti dari pemberdayaan ada tiga hal, yaitu pengembangan,
memperkuat potensi atau daya dan terciptanya kemandirian (Winarni, 2004). Sudah banyak jumlah Usaha Kecil Menengah di
Indonesia, tetapi belum dapat dikembangkan secara maksimal oleh sumber daya
manusia yang ada. Dalam pedoman Islam
yaitu Al – Qur’an dan Hadist
sudah dijelaskan mengenai wirausaha
yang baik dan benar. Ada sebuah Hadist menerangkan bahwa hendaklah kamu berdagang karena didalamnya
terdapat 90 persen pintu rezki (HR. Ahmad).
Dalam
menyikapi hal ini, pemuda Islam harus
memperhatikan pendidikan kewirausahaan
dan membuat sistem yang merupakan salah satu langkah untuk mewujudkan
meningkatnya perekonomian islam di Indonesia.. Untuk itu maka penulis terdorong
membuat aplikasi wirausaha yang mana digunakan dalam berwirausaha di dalam
ajaran Islam (syari’ah). Aplikasi ini tidak hanya untuk mempelajari cara berwirausaha
saja tetapi masih banyak menu yang tersedia.
Isi ( Pembahasan)
Menurut
Pramana (2005) arti dari Aplikasi adalah satu unit perangkat lunak yang dibuat
untuk melayani kebutuhan akan beberapa aktivitas seperti sistem perniagaan,
game, pelayanan masyarakat, periklanan atau semua proses yang hampir dilakukan
manusia. Dewasa ini, masyarakat Indonesia sudah banyak menggunakan aplikasi
dikehidupan sehari – hari baik untuk media pembelajaran, komunikasi maupun
dalam perniagaannya. Tidak dapat kita pungkiri bahwa perekonomian Indonesia
sangat bergantung pada usaha mikro kecil menengah (UMKM) dan koperasi sebagai
langkah strategis dalam meningkatkan dan memperkuat dasar kehidupan
perekonomian dari sebagian besar rakyat Indonesia. Usaha yang dilakukan juga
tidak lepas dari adanya penggunaan aplikasi seperti yang telah ada di indonesia
yaitu Google Sheet, My Cash
Register dan My Inventory.
Di Indonesia
menerapkan dua sistem perekonomian yaitu dengan cara konvensional dan syariah (berdasarkan
ajaran Islam). Tujuan syari’ah bagi manusia adalah meningkatkan kesejahteraan
seluruh manusia yang terbagi atas lima faktor, yaitu menjaga agama Islam,
menjaga nyawa (kehidupan), menjaga akal (pikiran), menjaga keturunan (generasi)
dan menjaga harta benda mereka (Al – Ghazali, 2008). Contoh perusahaan yang
melakukan kegiatan perekonomian syari’ah seperti Bank Mandiri Syari’ah, Bank
Muamalat dan Prudential Syari’ah. Perbedaan dari perekonomian konvensional dan
syari’ah hanya terletak pada prinsip – prinsip dalam melakukan kegiatan
tersebut. Dalam syari’ah, kegiatan perekonomiannya dilakukan dengan prinip –
prinsip ajaran Islam baik transaksi
maupun dalam pembagian hasil (Zakat). Sudah menjadi kewajiban bagi negara untuk
memainkan peranan aktif dalam mewujudkan tujuan – tujuan sistem ekonomi islam,
tanpa mengobarkan kepentingan individu (Prof. Dr. M. Umer Chapra, 2003).
Menyikapi hal ini penulis terdorong untuk membuat suatu aplikasi yang bernama
ENTZIM ( Entrepreneurship Muslim) yaitu
aplikasi kewirausahaan yang berdasarkan ajaran Islam (syari’ah).
Aplikasi
Entzim ini terdiri dari beberapa menu. Pertama, menu dakwah berisi tentang
anjuran dan tata cara muamalah dalam ajaran Islam yang akan digunakan untuk
prinsip perekonomian syari’ah baik berupa dalil Al –quran maupun Hadist shahih.
Kedua, simulasi transaksi dan bagi hasil keuntungan, pada menu ini dijelaskan
tentang cara transaksi dari niat sampai terjadinya kesepakatan antara penjual
dan pembeli dan juga dijelaskan perhitungan pembagian hasil keuntungan di dalam
ajaran Islam yang dialokasikan untuk pembayaran Zakat. Ketiga, menu bankingsyari’ah, pada menu banking syari’ah ini digunakan untuk
transaksi pengiriman dan penerimaan uang antara penjual dan pembeli. Pengguna
aplikasi ini tidak hanya masyarakat yang beragama muslim saja, agama lain pun
dapat menggunakan aplikasi ini. Tetapi aplikasi ini terfokus kepada pedagang
kecil yang beragama islam dan ajaran perekonomian islam.
Tujuan
apikasi Entzim ini antara lain, untuk mempersatukan dan memperkuat ajaran
islam, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, untuk mempermudah masyarakat
indonesia dalam berwirausaha dan meningkatkan kemampuan masyarakat indonesia
khususnya para pedagang kecil islam yang dipersiapkan sebagai pengusaha yang
mampu bersaing dan dapat meningkatkan
perekonomian syari’ah Indonesia di masa mendatang.
Kesimpulan
Dari
pemamparan diatas, dapat disimpulkan aplikasi dapat diartikan sebagai satu unit
perangkat lunak yang dibuat untuk melayani kebutuhan akan beberapa aktivitas
seperti sistem perniagaan, game, pelayanan masyarakat, periklanan atau semua
proses yang hampir dilakukan manusia. Dengan adanya perkembangan perekonomian
syari’ah di Indonesia maka dibuatlah aplikasi yang bernama Entzim (Enterpreneur Muslim). Aplikasi Entzim (Enterpreneur Muslim) dibuat agar dapat
membangun perekonomian islam Indonesia di masa mendatang. Hal ini dibuktikan
dengan adanya aplikasi ini masyarakat Indonesia khususnya pedagang kecil islam
mudah mendapatkan informasi mengenai wirausaha yang berdasarkan ajaran islam.
Dengan adanya menu dakwah, simulasi transaksi dan bagi hasil keuntungan dan
juga banking syari’ah. Aplikasi ini
bertujuanuntuk mempermudah wirausahawan muslim dalam melakukan kegiatan
perekonomian dan meningkatkan perekonomian syari’ah Indonesia di masa mendatang.
Oleh karena itu saya menyarankan agar masyarakat Indonesia lebih
bersemangat dalam mempelajari ilmu berwirausaha dan tidak menganggap sebelah
mata pedagang kecil atau pengusaha rumahan yang mana masih banyak anggapan
bahwa perekonomian di Indonesia sangat bergantung pada perekonomian
konvensional.
Daftar Pustaka
Agustianto
(2013). Peranan Negara Dalam Perekonomian
(Perspektif Islam). Retrieved fromhttp://www.agustiantocenter.com/.
Fahmi, Zakiul
(2014). Indonesia Kreatif. Retrieved from
http://news.indonesiakreatif.net/era-ekonomi-kreatif
Febriani, Nia
(2013). Pengaruh Perkembangan
Kewirausahaan terhadap Tingkat Perekonomian Indonesia. Retrieved from
http://niaveby-blogspot-in/2013/04/pengaruh-perkembangan-kewirausahaan.html.
Janwar, Isromi
(2014). Pengertian Aplikasi Menurut Para
Ahli. Retrieved fromhttp://dilihatnya.com/1178/pengertian-aplikasi-menurut-para-ahli.
Muhamad (2015). Reposisi Pemuda Dalam Pengembangan Ekonomi
Umat. Retrieved from
http//pengusahamuslim.com/3697-reposisi-pemuda-dalam-pengembangan-ekonomi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar