Sabtu, 17 Desember 2016

Si Tikus Berdasi

KAPAN INDONESIA MERDEKA!!


                  Indonesia memang sebuah negara yang telah merdeka selama 71 tahun lamanya, namun kemerdekaan belum dirasakan oleh seluruh masyarakat Indonesia, salah satu faktor ke melaratan Indonesia adalah adanya oknum yan mementingkan kesejahteraannya sendiri sebutan untuk mereka yaitu SI TIKUS BERDASI mereka tak mendengar tangisan rakyat miskin tidak mereka hiraukan,teriakan rakyat yang sengsara dan tdak mereka indahkanpula. MEREKA HANYA TERSENYUM!

               Di deretan kursi pejabat mereka hanya tertawa, yang ada di dalam benak mereka Hanyalah harta, uang, kekuasaan. Mereka tidak pernah melihat ke bawah Egolah yang berkuasa di benak merek. Padahal Begitu banyak orang yang tertindas, terzalimi, dan tersiksa Akibat ulah TIKUS BERDASI ini.

Dimana perasaan kalian!!
Di saat mereka menyerukan nama kalian Meminta keadilan Yang selama ini belum mereka dapatkan

Harapan kami sekarang hanyalah papara anak bangsa yang menginginkan Inodensia merdeka tanpa adanya SI TIKUS BERDASI ini.  Dan kami paraanak bangsa pastinya akan menJunjung ilmu setinggi langit

BANGKITLAH INDONESIA KU DAN TERBEBAS DARI SI TIKUS BERDASI

Semangat Pahlawan Indonesia



Oleh : Novi Endah Widiastuti

UNTUK PARA PAHLWAN DI INDONESIA

            Setiap tahun kita mengenang akan berbagai macam jasa para pahlawan yaitu pada tanggal 10 november. Namun terasa, mutu peringatan itu menurun dari tahun ke tahun. Kita sudah makin tidak menghayati makna hari pahlawan. Peringatan yang kita lakukan sekarang cenderung bersifat hanya seremonial saja.  Memang kita tidak ikut mengorbankan nyawa seperti para pejuang di Surabaya pada waktu itu. Akan tetapi kepahlawanan tidak hanya sekedar itu saja. Dalam mengisi kemerdekaan pun kita dituntut untuk menjadi pahlawan. Tugas kita saat ini adalah memberi makna baru kepahlawanan dan mengisi kemerdekaan sesuai dengan perkembangan zaman saat ini. Untuk menjadi seorang pahlawan saat ini tidak harus mengorbankan nyawa dan bambu runcing yang digunakan para pahlawan zaman dahulu. Saat ini kita khususnya pemuda indonesia sangat mampu menjadi pahlawan di negeri Indonesia tidak susah payah seperti pahlawan kita dalam melawan penjajah. Definisi seorang pahlawan adalah orang yang menonjol karena keberanian dan pengorbanannya dalam membela kebenaran (KBBI). Oleh karena itu pemuda indonesia dapat menjadi pahlawan bagi diri sendiri, keluarga, bangsa dan agama dalam membela kebenaran dan tentunya dapat mengharumkan nama Indonesia di kancah Dunia.

”Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati pahlawannya. Dan Bangsa tanpa pahlawan sama artinya Bangsa yang tak memiliki sebuah kebanggaan. Jika sebuah bangsa tidak memiliki tokoh yang bisa dibanggakan, maka bangsa itu adalah bangsa yang tak memiliki harga diri. Bahkan bisa menjadi sebuah bangsa kelas teri, diremehkan oleh bangsa-bangsa lain.”

Mari kita meniru semangat juang para pahlawan yang telah gugur dengan berkontribusi terhadap perkembangan bangsa Indonesia.

Semangatmu Berarti Bahagia ku

SAMA TETAPI BERBEDA

Perkenalkan namaku Novi Endah Widiastuti seorang mahasiswa Politeknik Negeri Jakarta, kegiatan ku selain kuliah yaitu berorganisasi dan mengajar sebagai mata pencaharianku untuk menghidupi kehidupan ku. Cerita ini aku angkat dari pengalaman ku yaitu mengajar di suatu desa terpencil yang terletak di Jawa Barat, Desa Purasari dan mengajar privat di dekat rumaku, Jakarta Selatan.

Ceritaku ini berawal dari desa yang sangat ku cintai yaitu desa Purasari disana aku dan teman – teman ku melakukan pengabdian selama 17 hari di kepanitiaan PNJ Mengajar. Dalam kepanitiaan ini kegiatan kami sangat padat tetapi rutinitas yang kami jalani adalah mengajar adik – adik desa purasari yaitu di SDN 02 Purasari. Disana kami mengajar seperti guru biasanya yang setiap hari masuk kelas pukul 07.00 pagi dan matapelajaran yang biasanya dipelajari oleh anak- anak SD umumnya.  Memang tempat ini jauh sekali dari ilmu pengetahuan yang memadai letaknya pun sulit dijangkau oleh masyarakat lain dan butuh perjuangan untuk mencapai lokasi ini. Sebelum kami melakukan pengajaran, tim pengajar khususnya sudah mempersiapkan bahan ajar yang nanti akan diberikan oleh adi-adik Purasari. Kami pun sudah mempersiapkan alat – alat yang akan digunakan untuk bahan pembelajaran disana. Jadwal pengajar untuk mengajarpun sudah kami siapkan sesuai dengan kebutuhan setiap kelasnya. Semua persiapan mengajar sudah kami persiapkan dan kami perkirakan sesuai dengan kondisi disana.

Setiba kami di desa Purasari kami mulai beradaptasi dengan warga disana dan pastinya dengan adik-adik lucu di sana. Dan kami pun mempersiapkan diri untuk mengajar esok hari.  Di SDN 02 Purasari memang fasilitas belajar kurang memadai dan sangat memprihatinkan mungkin kalau jujur aku sangat sedih, melihat kondisi belajar mereka dengan fasilitas yang sangat miris beratap bolong – bolong, lantai tidak berubin, tidak ada toilet, pagar pun tidak ada, fasilitas kelas banyak yang rusak, ini sangat miris apabila kita bandingkan dengan sekolah di Jakarta yang fasilitas sekolah memadai dan tentunya layak pakai. Ini beberapa penilaian ku tentang sekolah di desa Purasari. Setelah beberapa hari kami mengajar kami selalu melakukan evaluasi tentang pengajaran dikelas. Hasil evaluasi yang aku terima dari tim pengajar yaitu sulitnya daya tangkap anak – anak dalam menerima pelajaran, ketertinggalan pelajaran dengan pelajaran yang ada di jakarta (kurikulum tidak sesuai ketentuan pemerintah), lebih suka bercanda dibandingkan belajar, masih membiasakan jajan tidak pada jam nya, belum percaya diri dan kurangnya perhatian oleh orang tuanya. Bahan evaluasi ini selalu kami cari tahu bersama apa solusi untuk mengurangi masalah dalam pendidikan di sekolah tersebut. Lalu selain rutinitas bealajar di sekolah ada kegiatan yang di rancang oleh panitia PNJ mengajar yaitu Hotter (homework together) yaitu belajar bersama yang bersifat non formal disini kami semua panitia khususnya aku dapat mengamati potensi adik – adik di Purasari dan sifat mereka secara langsung. Mereka sangat senang dengan kegiatan ini, Hotter dilakukan pada malam hari, sungguh luar biasa mereka untuk dapat hadir ke tempat Hotter yang notabennya rumah mereka sangat jauh dengan tempat Hotter bahkan mereka harus melewati sawah dan hutan pada malam hari. Namun semua itu tak menyurutkan semangat mereka untuk tetap hadir Hotter agar mendapatkan ilmu yang mereka belum ketahui dan sampai mereka menginap ditempat Hotter karena pulang Hotter sudah larut malam.  Dalam pengamatanku dalam kegiatan Hotter yaitu mereka sebenarnya mampu dalam ilmu pengetahuan bahkan lebih dari anak jakarta yang hidupnya selalu mewah karena mereka sangat bersemangat dan berjuang dalam menuntut ilmu namun semua itu tidak mereka ketahui, mereka hanya membutuhkan motivasi dari orang lain. Aku melakukan penelusuran dengan memasuki kelas-kelas untuk mengetahui bagaimana mereka sedang belajar dan cara tim pengajar mengajar aku merasakan haru yang sangat mendalam melihat semangat belajar mereka dikelas dengan keadaan kelas yang terbilang tidak layak pakai terutama kelas 1 dan kelas 2 yang menurut ku mereka membutuhkan kelas yang nyaman untuk belajar, dan menurut ku lingkungan berpengaruh terhadap daya pikir seseorang. Setiap hari aku selalu datang ke sekolah tersebut walaupun aku tidak mengajar secara penuh, aku selalu bercengkrama dengan adik – adik di SDN 02 Purasari dan mereka menceritakan kehidupan sehari – harinya mungkin kalau kalian mengetahui secara langsung akan merasakan sama dengan ku yaitu sedih dan menangis. Mereka selalu berangkat sekolah pukul 05.00 dari rumah mereka dan mereka harus melewati sawah, hutah, sungai bahkan jurang yang sangat menyeramkan semua itu itidak menjadi alasan untuk mereka tidak berangkat sekolah. Mereka berangkat sekolah pukul 05.00 – 07.00 untuk sampai kesekolah. Dan lebih memprihatinkannya lagi mereka banyak yang tidak memiliki sepatu yang layak untuk dipakai dengan kata lain mereka berangkat sekolah tidak menggunakan alas kaki. Menurutku itu sangat bahaya bagi mereka tapi mereka mengatakan bahwa itu adalah kebiasaan sehari – hari, sanagt Mengagumkan!

Ku kira disana aku akan mengajar TAPI disana aku Belajar!, mereka mengajarkanku Kesederhanaan, Semangat, Berjuang, dan Riang Gembira.
Aku BANGGA , aku SAYANG, dan aku CINTA mereka ( adik – adik purasari ) yang penuh semangat juang untuk menuntut ilmu.

Namun aku mendapatkan perbedaan saat aku mengajar di Jakarta, semua yang aku rasakan di desa Purasari berbalik dengan kekecewaan. Banyak orang beranggapan setiap orang yang mendapat kemewahan akan giat dalam menuntut ilmu dan menjamin kesuksesan. Jika ada yang bertanya seperti itu kepadaku tentu aku akan menjawab TIDAK!!!

Ini aku rasakan setelah aku mengajar  privat di Jakarta, keluarga murid ku ini terbilang kaya raya dan anaknya pun sangat manja, minta ini dan itu selalu diberikan oleh keluarganya terutama ibunya, memang anak ini adalah anak tunggal.  Namanya yaitu Farel, ia duduk dibangku kelas 2 SDN di jakarta. Aku akui anak ini pintar, daya tangkapnya pun sangat kuat (cekatan) tapi disisi lain aku tidak menyukai cara ia belajar, Farel mau belajar jika kemauannya dituruti seperti ingin jalan –jalan naik kreta api baru ia mau belajar bahkan mau sekolah pun seperti itu, harus kemauannya dituruti  apabila tidak dituruti ia tidak mau belajar bahkan tidak mau sekolah. Setiap malam aku mengajari pelajaran yang akan dipelajari esok hari kadang ia mau belajar dan kadang tidak, ia selalu memngatakan “CAPEK, GAK MAU SEKOLAH” ucapan itu selalu aku dengar dari mulut dia. Padahal hidup mewah, fasilitas belajar sangat memadai dan dukungan orang tua pun ia dapatkan. Itu yang membuat aku kecewa dan miris. Saat aku mengajari Farel kadang teringat saat aku mengajar di desa Purasari, sangat jauh perbedaan mereka padahal mereka serba kekurangan tapi semangat mereka yang membuat mereka kaya namun sebaliknya anak murid ku Farel serba kecukupan, tapi semangat belajarnya sangat rendah bahkan tidak ada semangat dalam menuntut ilmu.

Mereka semua sama yaitu siswa – siswi Sekolah Dasar namun yang berbeda adalah semangat juang mereka, kesederhaan, Riang gembira dalam menjalani kehidupan sehari – harinya dan tentunya dalam menuntut ilmu untuk masa depan mereka.
“Kemewahan tidak menjamin kesuksesan, kemodernan tidak menjamin kemampuan dan kemampuan tidak menjamin kesuksesan , hanya KEMAUAN yang KUAT lah yang mampu mengalahkan KEMAMPUAN dan meraih KESUKSESAN!!”

“Kebahagiaan hidup yang sebenarnya adalah hidup dengan rendah hati.”

 “Keberhasilan adalah kemampuan untuk melewati dan mengatasi dari satu kegagalan ke kegagalan berikutnya tanpa kehilangan semangat.” 

“Gantunglah cita-cita mu setinggti langit! Bermimpilah setinggi langit.jika engkau jatuh, engkau akan jatuh di antara bintang – bintang” (Soekarno).

Apa Arti Cinta Sebenarnya



CINTA DALAM DIAM

Awalnya aku tak tau apa artinya CINTA? tapi sekarang aku tau apa arti CINTA sebenarnya. Aku tau apa arti cinta bermula dari pertemuanku oleh seseorang yang mungkin bisa aku bilang sangat menyebalkan. Menurut ku seseorang ini sangat gak enak untuk dilihat dari cara raut wajahnya yang susah banget untuk senyum. Sangat berbeda dengan ku yg bisa terbilang anak ceria.

Pertama pertemuan ku dengan dia yaitu saat aku Open recruitment (OR) salah satu kepanitiaan di kampus ku, aku melakukan OR dan diwawancarai oleh dia dan temannya. Dan bersyukurnya aku di terima di kepanitiaan itu sebagai anggota divisi acara. Perasaanku sangat senang bisa bergabung dikepanitiaan itu. Kesan pertamaku terhadap dia sangat tidak menyenangkan. Beberapa hari setelah aku melakukan OR kepanitiaan itu, ada agenda di UKM ku, aku bergabung di UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) Mars Poject yang bergelut dalam bidang karya imiah, aku sangat terkejut saat aku bertemu di agenda UKM itu. Aku baru tahu kalo aku satu UKM dengan dia. Saat itu aku tidak memiliki kesan apa pun olehnya. Namun di saat rentetan acara di agenda itu berjalan, aku baru menyadari kalau aku selalu duduk bersampingan dengan dia, dengan herannya dia saat itu selalu menyemangatiku agar aku menonjol pada agenda itu. Di saat salah satu rundown agenda itu berlangsung itu membuat ku  sedikit tau kepribadiaan dia yang sebenarnya. Ternyata aku salah, ku kira dia adalah sosok yang serius, pendiem, dan nyebelin, itu semua salah walaupun sosok menyebalkannya itu benar,  tapi dari sisi itulah aku mulai penasaran dengan dia dan aku memulai mencari arti nama cinta sebenarnya. Singkat cerita, setelah aku mngikuti agenda UKM ku, selanjutnya aku melaksanakan kepanitiaan yang aku ikuti yaitu bermalam selama 17 hari di desa tercinta. Sebelum mengikuti sampai selesai kepanitiaan ini aku sudah mulai mencari tau sosok dia yang sebenarnya walaupun dalam diam selama 17 hari. Selang beberapa hari aku tau sifa dia dan di desa itu aku semakin tau sosok dia yang sebenernya dia adalah sosok keayahan, tanggung jawab, insyaallah taat agama, walaupun jutek dan mungkin dia berpostur tinggi jadi semakin membuat aku tertarik kepadanya. Namun semua perasaan yang aku miliki aku simpan dalam hatiku walaupun beberapa temanku mengetahuinya. Setelah beberapa hari rahasia ku menjadi rahasia umum karena sudah banyak temanku yang mengetahuinya tapi tidak semua panitia yang mengetahuinya. Jalan beberapa hari aku dan teman - temanku mulai menikmati kepanitiaan di desa itu dengan runtutan rundown yang cukup banyak dan menyenangkan. Setiap hari aku selalu memperhatikan dia diam - diam dengan menahan perasaanku, tapi aku anak yang suka becanda dan ceria jadi saat aku bercanda dengan panitia tentang hati mereka menganggap serius,menyebalkan sih tapi itu semua membuatku senang karena aku membuat teman - temanku bahagia walaupun yang kena aku sendiri dengan lelucon mereka. 

Pada tgl 27 Januari 2016 sebelum aku pulang ke jakarta aku dan panitia lainnya melakukan malam keakraban salah satu konten dari malam keakraban itu yaitu sesi menulis surat kepada seseorang dengan kesempatan 3 kertas untuk 3 panitia yng berbeda. Salah satu surat yang aku terima adalah surat dari seseorang yang aku harapkan tapi wawlahu’alam....hehehe. Aku mendapat surat yang sangat mengagetkan namun menyenangkan, sutar itu berisi “buat novi kecil, jangan ketawa terbahak – bahak secukupnya aja, takutnya nanti kamu nangis tersedu - sedu ubah sifat kamu yang berlebihan itu karena Allah tidak suka yang berlebihan secukupnya aja, LOVE YOU NOVI KECIL” itu kata – kata surat yang aku terima. Aku yakin itu surat dari dia. Itu membuat aku makin penasaran dengan perasaan dia tetapi aku tetap diam walaupun teman -  temanku yang meledeki ku dengan dia. Setelah aku mendapat pesan itu bisa membuat aku sedikit berubah, dia telah menyadarkan ku atas sikap aku yang berlebihan, terimakasih ya ;). Di saat aku pulang pun dia masih merasa cuek kepada ku tapi yaa tak apalah. Aku harus menyimpan perasaan ini dalam – dalam, aku menyukai dia cukup di hati ku saja dan Allah saja yang tau. 

Jalan beberapa bulan setelah kepanitiaan diadakan kumpul kembali dan aku bertemu dengan dia lagi benih – benih cinta ku mulai tumbuh lagi yang selama beberapa bulan aku menahan perasaan namun tidak ada yang berubah dengan di, dia tidak menunjukan respon kepadaku secara diam – diam. Aku selalu memperhatikan dia, tapi hal yang aku lihat dia lebih protek ke temanku yang memang yang aku tahu dia juga menyukainya. Tapi aku hanya bisa terdiam dan mencoba berfikir positif. Saat malam tiba adalah agenda bakar – bakar  dan makan bersama saat itu aku dengan senangnya bercanda dengan empat temanku kami membahas percintaan hingga pembahasan yang di bilang gak penting. Maklumlah ini adalah moment menghilangkan penat dikampus. Saat membahas percintaan aku d beri video tentang cinta yang diam. Setelah aku menonton video itu aku tidak mengerti dan di minta penjelasan oleh seniorku mungkin ia lebih tau tentang hal ini. Ia mengatakan “Cinta itu memberi bukan diberi dan puasa jaga hati itu menahan perasaan sampai waktu yang di tentukan Allah pun tiba” setelah melihat dan mendengarkan dari video dan penjelasan seniorku, aku langsung befikir dan merasakan kalau aku sekarang sedang mengalami cinta dalam diam, aku menyukai seseorang tanpa kata – kata. Aku hanya bisa memperhatikan dia dari kejauhan. Aku berharap Allah akan menemukan kita di syurga nanti amin ya allah, walaupun mungkin di dunia aku tidak dipertemukan dengan dia. Cinta dalam diam memang sungguh sulit, menyesakan tapi hanya hal ini yang bisa aku lakukan untuk menghindari rasa keengganan dia terhadap hatiku (ilfeel)  ini yang harus dia tahu bahwa kamu selalu ada dalam doa ku setiap aku meminta yang terbaik kepada Allah. Dan aku telah mengetahui bahwa cinta yang kekal adalah cinta yang di Ridhoi oleh Allah yang harus dijalani dengan kesabaran.

“Cinta tidak pernah menuntut, cinta selalu memberi, cinta selalu menderita, tak pernah meratap, tanpa pernah mendendam. Dimanapun ada cinta di sana pasti ada harapan”

"Cinta adalah dorongan yang lebih kuat dari apa pun, cinta tidak kasat mata (tidak dapat dilihat atau diukur), tetapi cukup kuat untuk mengubah seseorang dalam sekejap dan menawarkan kepada seseorang banyak kebahagiaan daripada benda apa pun yang mungkin dapat seseorang miliki”