SIAPA SIH MANUSIA ITU?
Dunia ini sangat lucu teman, ya
sangat lucu. Kadang rasa aneh pada diri sendiri sering muncul secara seketika. Sampai
– sampai menurut ku kesendirian adalah hal yang lebih baik untuk aku lakukan
dibaandingkan dalam keramaian. Namun aku dikenal dengan orang ramai karena aku
bergabung dalam beberapa lingkaran sosial, aneh bukan. Entah apa yang membuat
kondisi sekitar yang membuatku selalu berfikir apa yang salah pada Dunia ini? Atau
memang aku yang tak bisa hidup berdampingan dengan keadaan?. Salah satu yang
aku herankan tentang isi dunia ini adalah manusia. Ada beberapa hal yang aku
herankan dengan manusia tentang perasaan (senang, sedih, canda, tawa dan
kecewa), serta perilaku mereka.
Memang Tuhan itu adil, dimana manusia
diciptakan dengan beragam jenis, aku akui itu semua. Namun ada yang mengganjal
pada diri ini mengapa? Kenapa? Bagaimana? Kok bisa sih? Dan lainnya. Semakin ku
memperdulikan sekitar semakin banyak pertanyaan yang muncul di kepala ini?,
suatu waktu aku bertanya kepada manusia yang lain “ kenapa sih kita perlu
berfikir? Padahal semakin kita berpikir semakin banyak pertanyaan yang kita pikirkan”
dan beliau menjawab “ya karna kita manusia, tugas kita ya berfikir” dan
seketika aku tertegun, “hmmm.. ya masuk akal jawaban mu”. Tapi masih ada hal
yang mengganjal di diri ini dan pikiranku. Hufftt sangat ribet ya saya, ya
emang ribet hehe..
Beberapa pertanyaanku yang sering
terlintas dikepala orang yang mencari jawaban pasti dan memang pasti ini adalah
mengenai manusia, kenapa sih banyak manusia yang gak bahkan susah jadi dirinya
sendiri, sampai aku banyak menemukan orang – orang yang bertopeng untuk
melakukan hal baik padahal dia gak suka dan lebih parahnya lagi jika
kebalikannya?, kenapa sih manusia demi mencari nama sampai lupa dengan kebaikan
orang lain?, kenapa sih manusia selalu mengatakan sayang dan melindungi tapi
kenyataannya mala sebaliknya? Kenapa sih manusia selalu menganggap rendah orang
lain yang padahal mereka belum mengenal orang tersebut bahkan orang tersebut pada kenyataannya lebih baik darinya?, kenapa sih manusia
selalu ambisi dengan tak kenal cara baik sehingga yang merasa lawannya menjadi hambatan untuknya?, kenapa sih manusia ingin niat berbuat baik tapi
sering dimanfaatkan oleh orang lain?, kenapa sih manusia tidak ada dan tidak pernah
ku temui setulus hati memberikan kasih sayangnya kepada orang lain sekalipun anak terhadap orangtuanya atau sebaliknya, sempat aku membandingkan manusia dengan seekor hewan yang jauh lebih baik seperti
kasih sayang hewan seperti kucing, singa dan lainnya sampai ku sempat terlintak dibenakku apa benar ada arti kasih sayang dan cinta yang sesungguhnya? Dan masih banyak lagi
pertanyaan di kepala batu ini.
Di dalam beberapa disiplin ilmu
yang ku pelajari dan referensi bacaan yang telah ku baca, secara teoritis manusia
adalah makhluk yang sempurna. Manusia bertugas sebagai pendamai dan penyebar
kebaikan untuk sesama manusia. Namun itu sepertinya hanya sebuah dongeng Cinderella
sepatu kaca aja. Aku percaya dengan suatu hal jika itu masuk dalam logikaku, mengapa
hal ini belum bisa ku jawab sendiri padahal diriku sendiri adalah salah satu
jenis manusia dari beribu manusia. Sampai kapan semua pertanyaanku akan terjawab?
Setiap ada jawaban pasti aku pikirkan kembali dan muncul kata tapi..tapii.. dan
tapi..., saat ku hubungkan dengan kitab suci yang ku jadikan pedoman hidup
yaitu Al – Qur’anul Kariim, semua mengajarkan tentang kebaikan, ya selaras
dengan teori dunia yang ku baca, dan timbul lagi kenapa manusia...? kenapa dan
kenapa?. Sampai aku bingung dengan sendirinya atas pertanyaan dikepala ku. Dan pada
akhirnya aku hanya bisa memberikan senyum dan tawa untuk ku dan untuk orang
lain yang aku belum tau kepada siapa senyum dan tawa itu aku berikan, kepada
jatidiri asli manusia itu atau dengan bayang semu saja. Ya Wallahu’alam bish
shawab. Be Your Self and You Can Do It! J