Oleh : Novi Endah Widiastuti
UNTUK
PARA PAHLWAN DI INDONESIA
Setiap
tahun kita mengenang akan berbagai macam jasa para pahlawan yaitu pada tanggal
10 november. Namun terasa, mutu peringatan itu menurun dari tahun ke tahun.
Kita sudah makin tidak menghayati makna hari pahlawan. Peringatan yang kita
lakukan sekarang cenderung bersifat hanya seremonial saja. Memang kita tidak ikut mengorbankan nyawa
seperti para pejuang di Surabaya pada waktu itu. Akan tetapi kepahlawanan tidak
hanya sekedar itu saja. Dalam mengisi kemerdekaan pun kita dituntut untuk
menjadi pahlawan. Tugas kita saat ini adalah memberi makna baru kepahlawanan
dan mengisi kemerdekaan sesuai dengan perkembangan zaman saat ini. Untuk
menjadi seorang pahlawan saat ini tidak harus mengorbankan nyawa dan bambu
runcing yang digunakan para pahlawan zaman dahulu. Saat ini kita khususnya
pemuda indonesia sangat mampu menjadi pahlawan di negeri Indonesia tidak susah
payah seperti pahlawan kita dalam melawan penjajah. Definisi seorang pahlawan
adalah orang yang menonjol karena keberanian dan pengorbanannya dalam membela
kebenaran (KBBI). Oleh karena itu pemuda indonesia dapat menjadi pahlawan bagi
diri sendiri, keluarga, bangsa dan agama dalam membela kebenaran dan tentunya
dapat mengharumkan nama Indonesia di kancah Dunia.
”Bangsa
yang besar adalah bangsa yang menghormati pahlawannya. Dan Bangsa tanpa
pahlawan sama artinya Bangsa yang tak memiliki sebuah kebanggaan. Jika sebuah
bangsa tidak memiliki tokoh yang bisa dibanggakan, maka bangsa itu adalah
bangsa yang tak memiliki harga diri. Bahkan bisa menjadi sebuah bangsa kelas
teri, diremehkan oleh bangsa-bangsa lain.”
Mari kita meniru semangat juang para
pahlawan yang telah gugur dengan berkontribusi terhadap perkembangan bangsa
Indonesia.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar