Jakarta, 18 Desember 2018
PELABUHAN TERAKHIR
Saat ku menatap
langit inginku menceritakan segala hal yang ada dibumi ini
Menceritakan segala
hal yang membuat kehidupan ini merasa hidup dan mati
Ingin
ku ceritakan segal hal, betapa berat dan sulitnya bertahan hidup menghadapi
semua kemunafikan yang ada dimuka bumi ini.
Ingin
ku ceritakan kegundahan hati ini tetapi kepada siapa aku mengadu, kepada siapa
aku berserah, kepada siapa aku bergantung...
...........
Aku selalu mencari
dan mencari hal yang membuatku bahagia namun tak ku temukan itu semua.
Hingga ku mencari
bertahun – tahun lamanya dengan berbagai cara ku lakukan, tapi NIHIL!
Aku KECEWA dengan kehidupan!
Aku MARAH dengan keadaan!
Aku KESAL dengan segala hal yang aku hadapi!
Jika
aku bisa memilih untuk hidup atau tidak dilahirkan, mungkin aku memilih untuk
tidak dilahirkan...
Aku merasa, aku
dilahirkan hanya melakukan dosa yang dibenci oleh Penciptaku
Aku tidak ingin
mengecewakan, membuat kesal terlebih membuatNya marah
Tetapi
apa daya, aku hanyalah hamba sahaya yang menjadi salah satu manusia yang
terpilih menjadi pemeran dari skenario-Nya
..........
Terkadang
saat ku menatap langit, kutatap dengan tatapan harap segala perasaan yang
terpendam dalam hati, itu membuatku nyaman.
Langit
hanyalah pendengar yang baik, langit tidak pernah menyalahkan bahkan menghukum
manusia yang bercerita kepadanya.
............
Setelah
ku menceritakan semuanya, ku tersadar ada kekuatan yang membuatku tetap
bertahan, bahkan senyuman dapat aku pancarkan ke semua orang sehingga orang melihatku
adalah manusia yang paling bahagia, aku sangat bersyukur dapat melakukannya.
Disepertiga
malam, seringku bercerita tentang hal ini kepada Sang Maha Segalanya, semuanya
ku tumpahkan kepadaNya dan pada saat itulaah kegundahan ku terjawab dan tangis
mulai bersimpah ruah.
Dia
yang Maha Segalanya, Maha yang Ku Imani, Maha yang Ku Sayang secara tersirat
menjawab kegundahan ku selama ini, bahwa selama ku di dunia jangan lah
bergantung kepada sesama manusia, teruslah menjadi perempuan kuat, perempuan
inspirasi, perempuan tangguh dan selalu bersyukur atas segala rintangan hidup
ini hal itu merupakan cara Nya memberikan Suprise
terindah pada ku.
................
Berbicara
hal cinta aku pun menceritakan kepadaNya. Aku masih bertanya-tanya apa arti
cinta sesungguhnya?, aku sudah melabuhi berbagai samudra tetapi ku belum
menemukannya walaupun banyak orang sudah mendeskeripsikan arti cinta tetapi, hati
dan diri ini belum meyakini sepenuh hati apa itu cinta? Aku hanya meyakini
Cinta Tuhan kepada Hambanya.
Hanya
itu...?
ya hanya Itu yang ku yakini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar